JADWAL LALU LINTAS SABTU-MINGGU SATU ARAH (ONE WAY) JAKARTA-PUNCAK JAM 09.00-10.30 WIB (PENUTUPAN KEJAKARTA) PUNCAK-JAKARTA JAM 10.30-11.30 WIB (PENUTUPAN KEPUNCAK) PUNCAK-JAKARTA JAM 15.00-17.00 WIB (PENUTUPAN KEPUNCAK)

PASTE SCRIPT/KODE IKLAN DISINI

KLIK DISINI : UNTUK INFORMASI VILLA

Cari info vila disitus kami, untuk Persiapan Liburan di Puncak Cisarua

Polsek, GP Ansor, PMI,Pramuka Cisarua Kerja Bareng Dalam Operasi Ramadniya Lodaya 2017


INFODESAKU.CO.ID | Cisarua. Hari Kemenangan yang ditunggu-tunggu umat muslim diseluruh penjuru dunia akan segera hadir Hari Raya Idul Fitri setelah satu bulan lamanya kita melaksanakan kewajiban puasa ramadhan 1438 H tahun 2017. Bicara lebaran tidak terlepas dari kata mudik, pantauan infodesaku.co.id di Jalur Jalan Raya Puncak sekitaran Pos Pafesta Pasar Cisarua terlihat arus lalu lintas rame lancar tidak terjadi kemacetan yang signifikan.
Seperti dikatakan oleh AKP Lukito petugas kepolisian sektor Cisarua yang sedari pagi bersama rekan sesama anggota Polri dibantu juga Pemuda Ansor,Banser NU, PMI Bogor, Pramuka Kwarran Cisarua, Tagana ikut serta dalam kegiatan Ramadniya Lodaya tahun 2017 ini.
” Sejauh ini sih belum terlihat ada kendala yang berarti, ini juga berkat sinergitas semua elemen seperti unsur dari TNI,Polri, Ormas,PMI, kepramukaan, Pemuda Ansor,Banser semua bersatu padu bahu membahu ikut serta mengamankan, menertibkan arus lalu lintas apabila terjadi kemacetan yang sering terlihat di wilayah Cisarua ini,mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa sampai tanggal 4 juli selesai operasi lodaya ini,” terang Lukito.
Hal senada diutarakan oleh Abah selaku Ketua GP Ansor Kecamatan Cisarua beserta anggota Banser NU yang ikut terlibat dalam Operasi Ramadniya Lodaya 2017,” Alhamdulillah sesuai arahan Ketua Umum GP Ansor Kabupaten Bogor, pada lebaran tahun ini untuk pertama kali ikut berkontribusi dalam pengamanan lalu lintas ini. Kita menurunkan personel kurang lebih 40 orang dibeberapa titik kemacetan terutama di sekitar pasar Cisarua ini,” tuturnya.
Sementara itu dari PMI Bogor menurunkan 80 orang di 10 titik rawan kemacetan, mulai dari Gadog sampai Masjid Atta’awun Puncak disediakan 3 unit Ambulance guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Adapun setiap titik terdiri dari 4 orang anggota Tim Medis, Seperti diutarakan Kardi petugas pelayanan medis PMI.  (Taufik Hidayat)
sumber
https://infodesaku.co.id/polsek-gp-ansor-pmipramuka-cisarua-kerja-bareng-dalam-operasi-ramadniya-lodaya-2017/

IPSM Cisarua Siap Siaga Bantu Pengamanan Mudik Lebaran 2017


INFODESAKU.CO.ID | Banyak hal yang dilakukan baik itu oleh institusi, kelompok maupun individu menjelang dan pasca lebaran fitri 1438 H 2017 ini.

Seperti sehari sebelumnya ada pembagian takjil kepada para pengendara kendaraan roda dua dan empat dijalur Cisarua Puncak saat digelarnya bukber pada Rabu 21/06 dan kesiapsiagaan itu salah satunya dilakukan oleh Muspika, IPSM, Tagana, Sat Pol PP Kecamatan Cisarua yang mulai dibuktikan di tiga hari sebelum lebaran (H-3) sampai H+7 Idul Fitri 2017 ini.

Hal itu ditunjukkan dengan bukti nyata oleh para pejuang-pejuang sosial yang ada di Kecamatan Cisarua seperti Siti Maesaroh,Pipin dan Nurlaela beserta rekan-rekan IPSM lainnya bersatu padu bersama Satpol PP Kecamatan Cisarua turut serta dan siaga membantu pengamanan sebelum dan setelah Idul Fitri.

” Ya kita ada dan siap siaga di Posko Siaga Mudik Lebaran 2017 dari mulai H-3 sampai H+7 tak lain karena dorongan nurani dan suka rela ingin membantu siapapun itu baik masyarakat yang ada diwilayah Kecamatan Cisarua maupun para pengendara dijalan Raya Puncak Cisarua, kita hadir setiap hari dari jam 10.00 – 17.00 WIB secara bergantian dari kader-kader IPSM yang secara keseluruhan jumlahnya kurang lebih 60 orang,” kata Siti Maesaroh di Aamiini rekan lainnya ketika infodesaku.co.id menjumpainya di Posko Siaga.

Masih menurut Siti kader IPSM yang berasal dari Kelurahan Cisarua, ” Kegiatan yang kami lakukan ini memang baru pertama kali dibanding tahun sebelumnya, tapi mudah-mudahan dengan keikutsertaan kami disini bisa bermanfaat misalnya ada pengendara yang mabok perjalanan, ada yang sakit didalam perjalanan mudik, kami siap siaga membawa ke klinik atau Rumah Sakit terdekat.” pungkasnya (taufik hidayat)

 

Waspada!!! Pelaku Hipnotis Berkedok Habib Berkeliaran di Wilayah Megamendung


TABLOIDWIRADESA.COM | Megamendung. KABUPATEN BOGOR,  Modus Perampokan hipnotis di kampung Bungur RT 05 RW 05 Desa Megamendung Kecamatan Megamendung meresahkan warga. Berdasarkan keterangan korban, sebelum melakukan aksinya pelaku berpura-pura menanyakan alamat.

"Saya ditipu di rumah saya , saat itu , tiba-tiba ada seorang habib yang berpakaian gamis turun dari mobil yang berwarna hitam pelaku  mendekati dan menepuk pundak saya terus menanyakan alamat, setelah itu saya tidak ingat apa-apa dan ketika saya sadar uang saya Rp. 13.000.000 (Tiga Belas Juta ) hilang dan belum melaporkan kejadian ini kepada polisi" ungkap pidin (55) di rumah nya , kampung bungur , rabu  (21/06/2017).

Sementara itu, Ali ( 33) pengurus ternak ayam ia mengatakan hampir kena hipnotis " saya juga tadi pagi sekitar jam 09 ada habib turun dari mobil dan menanyakan alamat sambil bersalaman dan menepuk pundak, tiba-tiba saya merasa gelap tapi buru-buru saya membaca istigfar dan saya jadi bisa melihat lagi, dan setelah saya sadar habib itu sudah pergi naik mobil dan saya tidak kehilangan uang seperspun" ungkap nya.

Dengan kejadian ini, warga mengatakan merasa teringatkan kembali atas kejadian hipnotis beberapa tahun silam yang pernah terjadi yang berhasil menghipnotis 5 orang warga dan membawa kabur uang hasil rampokan nya sekitar 120.000.000 ( sertus dua puluh juta)  merasa khawatir  dan berharap  pihak kepolisan bisa segera menangkap para pelaku hipnotis tersebut. (Ahmad)

sumber

Pencuri Kambing dengan Modus Potong di Tempat Kembali Terjadi di Cisarua


TABLOIDWIRADESA.COM | Cilember. Modus pencurian hewan ternak kembali lagi terjadi diwilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam melakukan aksinya, pelaku menyembelih hewan hasil curiannya ditempat dan hanya mengambil dagingnya saja.

Seperti yang dialami Ibad (55) salah seorang pengurus ternak kambing di Kampung Cilember RT 03/04, Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Rabu (21/06/17). Delapan (8) ekor kambing peliharaannya disembelih pencuri di luar kandang nya.

Kejadian ini baru disadari oleh Ibad sekitar pukul 06.00 pagi saat akan menjalani rutinitas memberi makan ternak kambing ternyata 8 ekor kambingnya sudah tidak ada dalam kandang yang letaknya agak jauh dari rumahnya.

"Saya tidak mengentahui persis jam berapa kejadian nya soalnya terakhir sebelum maghrib saya memberi makan kambing-kambing saya, pas pagi saya mau beri makan ternyata kambing-kambing saya sudah tidak ada hanya tersisa bulu dan isi perut nya saja, kejadian ini belum di laporkan ke polsek," tuturnya.

Sementara H. Aye (47) yang juga pengurus ternak kambing lainnya mengatakan merasa khawatir begal akan datang lagi dan mencuri kambing- kambing nya.

"Saya khawatir nanti begal ini akan kembali lagi dan mencuri kambing-kambing saya atau kambing milik orang lain, kita harus kembali aktif melakukan ronda malam lagi," ujarnya.

Atas kejadian ini, warga terutama pemilik ternak mengaku merasa khawatir dan berharap pihak kepolisan bisa segera menangkap para pelaku begal kambing tersebut. (Ahmad)

sumber

Gelar Silaturahim dan Bukber Ramadhan, Ansor, Banser Cisarua Bagikan Sembako dan Takjil


PORTALCISARUA | Cisarua. Gerakan Pemuda Ansor dari Pengurus Anak Cabang Cisarua, Kab. Bogor bekerjasama dengan ERIF FARM, Polsek Cisarua & Pemerintah Desa Cibeurem mengetuk pintu-pintu rumah warga kampumg Cibeurem yang terletak di kampung Baru Sirem, Desa Cibeurem  Kec. Cisarua Kab. Bogor. Untuk membagikan bingkisan kebutuhan hari raya idul fitri. Kepada warga yang membutuhkan Jumat (16/7/17).

Menurut Kang Abah Ketua PAC Cisarua kegiatan positif ini bertujuan untuk memepertahaknkan jiwa kesetiakawanan sosial diantara manusia yang saling membutuhkan, terlabih di bulan suci Ramadhan yang bisa di jadikan pula kesempatan untuk berdakwah sekaligus mengenalkan Islam yang Rahamatan Lill Alamin.

“Kita adakan kegiatan rutin ini sebagai bentuk silaturahmi juga sebagai cara untuk memelihara jiwa sosial saling berbagi kepada mereka saudara-saudara kita yang membutuhkan guna untuk memenuhi kebutuhannya di hari raya, selain sebagai ajang menyambung silaturahmi juga kita pergunakan kesempatan ini sebagai media dakwah ke Islaman, yang dimana kita tahu bahwa agama kita Islam adalah agama Rahmatan Lil Allamin” pungkasnya.

Mencermati gejolak perkembang bangsa dewasa ini GP Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) melalui Ketua Cabang Pengusus Ansor Kab. Bogor KH. Abdullah Nawawi Mdz menambahkan di era yang penuh dengan fitnah ini, terutama fitnah-fitnah yang di tunjukan juga kepada organisasinya, GP Ansor dan Banser di ingatkan untuk selalu positif thingking dan tidak melawanya dengan tindakan yang sama dengan menyebar fitnah.

“Gerakan kita gerakan Ahlakul Qarimah bukan Fitnatul Mal’unah, kita kedepankan cara berfikir arif dan bijak melihat sisi positif terkait perkembangan akhir-akhir ini, kita lawan dengan cara tidak melawan, seperti tidak melakukan hal yang sama, kita fokus pada kegiatan yang bisa melahirkan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat dimanpun” pungkasnya

Hadir dalam kesempatan acara tersebut kader Ansor yang juga terlibat  dalam acara ini drh. Moh. Dwi Satriyo berharap bahwa Ramadhan tahun ini Allah SWT memberikan malam lailaul Qadar khusunya yang terlibat dalam acara ini dan semua kader Ansor dan bansher dimanapun

“Semoga kita mendapatkan malam Lailatul Qadar khusunya yang terlibat dalam acara hari ini dan semua kader Ansor dan Banser dimanapun, Amin Amiin Allahuma Amin” ucapnya

Selain membagi-bagikan bingkisan kebutuhan lebaran kepada para warga Kampung Cibeurem, para pengurus Ansor PAC Cisarua juga membagi-bagikan ta'jil kepada para pengguna jalan yang melintas di jalan raya Cisarua Puncak.

Kegiatan sosial di bulan Ramadhan tahun ini adalah kali kedua yang di adakan Ansor dan Banser Setelah sebelumnya tanggal 10-15 Juni kemarin masih di bulan ramadhan dan tahun yang sama, kedua organisasi bersama-sama melakukan baksos pembagian takjil kepada para pengendara motor yang terjebak macet di jalan raya puncak.

“Ini kali ke Dua para sahabat Ansor & Banser dari PAC Cisarua yg alhamdulillah kegiatan sebelumnya dilaksanakan pada tanggal 10-15 Juni di bulan Ramadhan tahun ini, jalur Puncak Cisarua ini jalur rawan macet di khawatirkan banyak dari para pengguna jalan yang tidak sempat berbuka di rumah bersama keluarga dan sanak saudaranya. Berangkat dari sinilah kami para kader Ansor  dari PAC Cisarua melaksanakan kegiatan ini lagi, karena salah satu sunah dalam berpuasa adalah menyegerakan berbuka ketika magrib tiba” Pungkas lagi kang Abah menambahkan”. (rendy ucuf/sal)






Dishub Bantah Ada Retribusi Kambing di Cisarua


METROPOLITAN.ID | Beredarnya surat dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor,tentang retribusi bagi pemilki homestay di Cisarua, sempat membuat para praktisi pariwisata puncak bertanya. Bahkan mereka berencana menanyakan langsung ke Dishub.

Terkait hal tersebut, Dishub Kabupaten Bogor melalui UPT Perhubungan Ciawi akhirnya angkat bicara beredarnya surat tersebut di kawasan Cisarua, Puncak. Pungutan yang dilakukan diklaim sebagai retribusi terhadap PAD daerah melalui usaha sewa vila bukan kambing. “Sebetulnya tidak ada retribusi untuk kambing melainkan untuk jasa usaha vila,” tegas Kordinator Lapangan Wilayah II UPT Perhubungan Ciawi Dodi Rahmat.

Lebih jelasnya, kata Dodi, retribusi berlaku pada kamar yang disewakan. Termasuk berlaku pada seluruh persangagahan dan villa. “Yang disewakan termasuk dalam jasa usaha penginapan villa dan pesangrahan wajib retribusi sesuai Perda nomor 28 dan nomor 29 tahun 2011,” katanya.

Selain itu, para petugas juga digiring untuk membangun SKU ke desa. Juga SIUp dan STDP ke Dinas Pariwisata,”Karena masuk retribisi daerah. Dan pajak daerah. Bukan kambing karena bukan rumah potong hewan. Walaupun ada memang diizinkan dikenakan retribusi tapi ini tidak ada,” imbuhnya.

Dia juga mengatakan, tujuan wacana pembangunan Perda dan Perbup adalah membangun kesadaran dari seluruh pemilik jasa usaha dan pemerintah daerah untuk berkontribusi guna pembangunan wilayah. Dalam hal ini ada tiga dinas penghasil yakni Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pendapatan Daerah.

Pada tugasnya, di lapangan dinas – dinas tersebut memiliki dan dibebani target pada daerah. Dengan adanya itu, patugas di lapangan menggali potensi di wilayah Kabupaten Bogor. Salah satunya, Dengan menaikan retribusi daerah dan pajak daerah. “Justru seharusnya kita menghargai petugas  dilapangan yang mau bekerja dengan gigih dan sungguh untuk meningkatkan PAD daerah sebagai pejuang PAD,” bebernya.

Dengan keterkaitan perda ini, kata Dodi, mendapat rekomendasi dari instansi yang terkait. Termasuk pemberitahua  dengan surat edarat dari Dinas dan UPT terkait.”Maka mohon dibantu seluruh jajaran aparatur kecamatan dan desa untuk menyosisalisasikan perda 28 dan 29 tahun 2011 ini,” ucapnya.

Dodi menambahka, pada akhirnya retribusi Mengenai perparkiran dan jasa usaha untuk meningkatkan wilayah tersebut. Contohya, perbaikan infrastuktur jalan desa, jalan kabupaten,  penerangan lampu jalan, drainase dan Trotoar. (ash/b/suf)

 

Bupati Tolak Larangan Mobil Dinas Dipakai Mudik, Ini Alasannya


BOGORDAILY.NET | Pemerintah Kabupaten Bogor memerbolehkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menggunakan mobil dinas untuk mudik Idul Fitri 2017. “Tahun lalu juga kan ada larangan dari pemerintah pusat. Tapi, saat saya mengizinkan kendaraan-kendaraan itu dipakai mudik, tidak ada masalah. Karena kami juga tidak punya pul khusus untuk menyimpan kendaraan-kendaraan itu,” alasan Nurhayanti, Bupati Bogor.

Terdapat 3.678 unit kendaraan dinas yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bogor.  Sejumlah 2.387 unit di antaranya merupakan kendaraan roda dua, 1.092 unit kendaraan roda empat, 35 unit kendaraan roda tiga dan 164 unit kendaraan roda enam.

Faktor keamanan menjadi pertimbangan Nurhayanti memilih tidak mengikuti imbauan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Nurhayanti mengungkapkan, meski kendaraan dinas merupakan aset daerah, penggunaan dan pertanggungjawaban atas penggunaannya ada dini Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing.

“Kasihan juga kalau sehari-hari mereka pakai mobil dinas tapi tidak boleh dipakai mudik. Lagi pula, kalau mobilnya ditinggal di rumah, justru malah rawan pencurian,” ujar Nurhayanti.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Yasin tidak memermasalahkan jika mobil dinas digunakan mudik. Ia beralasan untuk mengantisipasi rusaknya kendaraan ataupun hilang saat ditinggalkan mudik oleh penggunanya.  “Kalau ditinggalkan di rumah justru rawan hilang. Lagi pula Pemkab Bogor tidak punya tempat parkir khusus untuk mobil dinas ini,” kata Ade Yasin.

Adapun, larangan penggunaan mobil dinas diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 87 tahun 2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.

sumber

Jalanan Rusak dan Jarang Masuk Kantor, Kepala UPT Jalan dan Jembatan Ciawi Tuai Kecaman Warga.


KUPASMERDEKA.COM | Ciawi. Sikap yang dipertontonkan oleh kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Wilayah II Ciawi, Eko Sulistio, tidak patut di diteladani oleh seluruh pengawai negeri sipil (PNS) di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bogor.

Pasalnya, oknum PNS tersebut sulit ditemui dan jarang berada di kantornya sehingga awak media pun kesulitan untuk melakukan konfirmasi mengharapkan informasi terkait kondisi jalan di wilayah tugasnya hingga timbulnya pemberitaan.

Pantauan wartawan kupasmerdeka.com di lapangan, di sekitar Wilayah II Ciawi, tepatnya di Desa Teluk Pinang, Jalan Veteran II, kondisi jalan alternatif sangat memprihatinkan, sehingga para pengguna jalan harus ekstra hati-hati.

Ujang (43) salah satu pengguna Jalan Veteran II mengeluhkan kondisi jalan di wilayah tersebut. “Pemerintah Kabupaten Bogor sepertinya menunggu korban jiwa dari warganya. Biasanya menjelang lebaran begini kondisinya tidak seperti ini, wah sekarang mah hancur banget,” keluhnya (16/6/2017).

Hal senada juga di keluhkan oleh Nyai (35) warga desa setempat, “Kasihan para pengendara kalau pas hujan, badan jalan ketutup air dari selokan, banyak yang jatuh pak, kan jalan pada berlobang, kasihan pak,” ujarnya.

Ketua pemuda Lumbung Informasi Rakyat Indonesia (LIRA), Johnny, terkait hal ini menegaskan, mestinya pemerintah Kabupaten Bogor lebih bijak, khususnya menjelang lebaran, karena jalur tersebut akan dipergunakan ribuan orang nantinya.

Johnny menambahkan, untuk kepala UPT Eko Sulistio agar lebih welcome dan terbuka bagi para awak media untuk memberikan informasi yang akurat. “Kalau sudah bosan menjadi kepala UPT sebaiknya mundur saja, jangan merusak citra para PNS di Kabupaten Bogor,” imbuhnya. (ef/wan/kn/ha).

sumber

Jelang Lebaran, Pengemis Serbu Pertigaan Ciawi


METROPOLITAN.ID | Ciawi. Meminta sedekah dan mengharap belas kasihan orang,kini menjadi profesi yang ditekuni oleh segelintir orang. Dipicu rasa malas berusaha dan kebutuhan yang tinggi,akhirnya mengemis menjadi pilihan.

Meski sudah sering digaruk petugas,tapi Jumlah pengemis bukan semakin sedikit,malah menjelang lebaran sekarang mereka diprediksi bertambah. Hal tersebut bisa dilihat dari adanya pedagang dan pekerja serabutan yang beralih profesi,seperti yang dilakoni oleh Ica,Pedagang Cilok itu memilih beralih profesi,lantaran penghasilan dari dagang dianggap sudah tidak mumpuni lagi, “Mau bagai mana lagi, dari hasil dagang betul – betul tidak Cukup,” akunya.

Pertigaan Ciawi menjadi ladang bagi mereka,karena disana banyak orang dan kendaraan yang berlalu lalang. Bahkan menjadi tujuan untuk berbelanja. Dari pengakuan beberapa pengemis, penghasilan mereka cukup fantastis. Paling sedikit mereka mengantongi sekitarRp200 ribu perhari. “Kalau lagi sepi sekitar dua ratus ribu lah dapat,” ungkap Tatang,pengemis asal Cianjur tersebut.

Hal itu menurut Pekerja Sosial Hendra memang menjadi satu pekerjaan rumah yang harus dibenahi, “Kami bukan tidak memperingatkan,tapi setelah terjaring razia,mereka biasanya hanya kapok sekitar satu atau dua hari saja, setelah itu mereka kembali mangkal,” kesalnya. (ash/b/suf)

sumber

Jalan Masuk Pasar Cisarua Jadi Lahan Parkir


METROPOLITAN.ID | Cisarua. Menjelang lebaran Pasar Cisarua sudah mulai sesak dikunjungi warga Berbelanja kebutuhan hari raya menjadi tujuan utama. Setiap pembeli biasanya sudah jarang menggunakan angkutan umum,kendaraan roda dua menjadi primadona. Selain simple juga bisa membawa jumlah belanjaan yang lumayan banyak.

Namun hal tersebut berakibat pada membludaknya jumlah motor yang terparkir di jalan masuk Pasar Cisarua. Sehingga sebagian badan jalan terpakai untuk tempat parkiran.Akhirnya,selain macet,juga menyulitkan para pejalan kaki untuk masuk ke komplek pasar.

Keadaan itu sangat disayangkan Warga Cisarua Chaidir Rusli,seharusnya ada lahan parkir yang disediakan pihak pasar agar tidak menganggu akses Jalan. “Mobil yang seharusnya bisa lancar berpapasan,kini tidak bisa,karena jalan hanya disisakan satu jalur saja,belum lagi ketika ada pejalan kaki,jelaslah kemacetan kerap terjadi,” sesalnya. Dia juga menyesalkan,macetnya akses jalan itu,seolah menjadi bukti pengelolaan Pasar Cisarua yang kurang professional. “Seharusnya ada penataan,jangan semua lahan dijadikan kios,” tegasnya.

Hal yang sama juga dikatakan pengunjung pasar Cisarua Wawan,ia mengaku kesulitan untuk masuk ke area pasar,karena banyak kendaraan bermotor yang terparkir di badan Jalan. “Kalau biasanya kan jalan itu lengang,karena tidak ada parkir kendaraan bermotor,” kata dia. (ash/b/suf).


Polisi Ungkap Pelaku Baru Kasus Bocimi


BERITABOGOR.COM | Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor kembali menetapkan tersangka dalam kasus penipuan atau pungli dalam pembebasan lahan untuk proyek tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Setelah menetapkan mantan Kepala urusan (Kaur) Kesra Desa Wates Jaya berinisial A, kini penyidik menetapkan ES yang menjabat sebagai Ketua RT dalam kasus tersebut.

"Saat ini sudah ada dua tersangka dalam kasus tersebut, berkas perkara sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Cibinong (P21,red)," ungkap Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro menjelaskan, tersangka kedua dalam kasus pembebasan lahan untuk proyek tol Bocimi berinisial ES (40) menjabat selaku Ketua RT di Desa Wates Jaya. ES diduga terlibat dan menerima hasil penjualan lahan masyarakat yang terkena jalur pembebasan.

"Tersangka ES diduga terlibat, dan mengaku sebagai koordinator lapangan yang dibentuk pemerintah desa setempat," jelasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Satreskrim Polres Bogor menetapkan status tersangka terhadap A (36) seorang wanita yang menjabat sebagai Kaur Kesra di Desa Wates Jaya saat dilakukan pembayaran ganti rugi dalam pembebasan lahan proyek tol Bocimi. Ia diduga melakukan penipuan terhadap puluhan warga yang lahannya terkena pembebasan jalur tol Bocimi. (rif)

sumber

Club Motor I-MAX Regional Bogor dan Forum Pemuda FKPB Adakan Baksos



PORTALCISARUA | Batulayang. Bertempat di Villa Suhada RT. 01. RW 02 Kampung Batulayang Desa Batulayang Kec. Cisarua Kabupaten Bogor. Club Motor Bikers I-Max bersama Forum Komunikasi Pemuda Batulayang (FKPB) Melakukan Bakti Sosial secara bersama-sama pada hari Sabtu kemarin (10/7/17)

Hadir dalam acara tersebut ketua I-Max Regional Bogor Muhammad Nanu atau yang biasa disapa Kang Nanu sebagai ketua Koordinator dari pihak I-Max dan Asep Supriadi ketua FKPB forum kepemudaan setempat, kedua Koordinator di dampingi pengurus masing-masing.

Acara diawali dengan bersalaman dan perkenalan serta ramah tamah lalu dilanjut dengan sesi simbolis penyerahan bantuan dari ketua I-Max ke RT dan Ketua Pemuda FKPB setempat. I-Max yang di wakili Kang Nanu berharap dengan kedatangan dan hadirnya mereka dalam acara tersebut dapat memupus stigma negative tentang Club Motor di pandangan masyarakat seperti yang marak terjadi akhir-akhir ini akibat pemberitaan sensasional tentang ramainya oknum yang tidak bertanggung jawab dan mengatasnamakan komunitas organisasi Club atau dengan sebutan Geng Motor.

Dalam kesempatan itu pihak I-Max Kabupaten Bogor menyerahkan bantuan berupa baju dan makanan untuk di bagikan kepada Warga yang membutuhkan, dalam sabutannya, Kang Nanu berharap bahwa kegiatan ini bisa menjadi perekat untuk saling mengenal satu sama lainnya sebagai sesama komunitas walaupun berbeda visi, dan berharap pula kegiatan ini bisa di laksanakan secara rutin di tahun yang akan datang.

“Alhamdulilah kita diterima dengan baik disini oleh rekan pemuda FKPB dimana sesuai info yang saya dengar forum ini sebagai Forum Kepemudaan di Desa Batulayang yang usianya sudah lebih tua dari Club kami, dan mudah-mudahan hadirnya kita disini selain sebagai ajang membangun silaturahmi sesama komunitas peguyuban walaupun berbeda dalam teknis namun intinya sama sebagai sebuah perkumpulan yang kiranya bisa memberi manfaat untuk masyarakat, terima kasih kepada rekan-rekan FKPB, Ketua Kamg Asep Supriadi, serta Pak RT Sucarya atas sambutannya kita di terimanya disini, mudah-mudahan di tahun yang akan kita bisa bersilaturahmi dan bertemu kembali untuk menjalin kerjasama ” ungkapnya.

Hal senada di ungkapkan ketua FKPB Asep Supriadi dalam sambutannya setelah mendapat giliran mengatakan, sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kedatangan Club Motor I-Max Regional Bogor, selain baru pertama kalinya menerima kehadiran Club Motor di forumnya, juga berharap hadirnya Club Motor I-Max Regional Bogor di FKPB dapat menambah aura positif dan semangat bagi pengurus dan anggota forum untuk sama-sama berbenah dan melakukan kegiatan sosial kembali seperti tahun-tahun sebelumnya.

‘Ya. Kita sangat senang dan apresiasiatif kedatangan mereka (Club Motor I-Max Regional Bogor-red) ke Tempat kita, terlebih mereka akan melakukan kegiatan baksos, ini kegiatan yang sangat bermanfaat sekali utamanya untuk warga di lingkungan kita dan tentunya saya berkeinginan kegiatan ini bisa membawa pesan positif untuk bersama-sama menata kembali semangat jiwa sosial kepemudaan di lingkungan kita seperti tahun sebelumnya, saya juga berpesan sebelum kedatangan mereka agar rekan disini bisa menyambut bersama-sama ketika mereka datang karena bagaimanapun mereka adalah tamu kita yang hendak melakukan baksos di wilayah, ita sangat bersyukur bisa dipercaya untuk mendampingi kegiatan mereka dan ikut serta terlibat untuk sama-sama melakukan bakti sosial ini’ tandasnya.

Menjelang Azan magrib setelah acara simbolis dan penyerahan bantuan selesai, 2 organisasi yang baru pertama kalinya bertemu itupun melakukan Buka Puasa dan poto bersama. (sal)

Jelang Idul Fitri, Polsek Serta Pol PP Cisarua Kompak Antisipasi Curas, Curat Dan Curanmor


INFODESAKU.CO.ID | Dua minggu sudah umat Islam melewati dan menjalankan ibadah puasa ramadhan 1438 H. Dengan harapan situasi dan kondisi ketentraman, ketertiban, keamanan masyarakat baik itu dilingkungan Desa khususnya dan Wilayah Kecamatan secara keseluruhan menjelang dan setelah Idul Fitri tetap terjaga.

Demi menciptakan kondisi tersebut, pada Sabtu malam 10 Juni 2017 satuan Kepolisian Polsek Cisarua bersama-sama bersatu padu dengan Satuan Pamong Praja (Pol-PP) Cisarua menggelar operasi rutin selama bulan suci ramadhan tahun ini.

Dipimpin langsung oleh Kompol Sujito, SH selaku Kapolsek Cisarua, aktifitas dan rutinitas yang digalakkan oleh Polsek Cisarua gabungan dengan Pol-PP itu dalam rangka antisipasi pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (Pencurian) dengan Pemberatan (curat ) dan curanmor serta menekan tindakan angka kejahatan terutama pada bulan ramadhan ini.

Kompol Sujito ketika dikonfirmasi via whatsappnya mengatakan,” Polsek Cisarua mengadakan giat rutin berupa operasi gabungan dengan satuan Pol-PP dan saya yang memimpin langsung,” ungkapnya.

”Dalam operasi tersebut terjaring beberapa kendaraan bermotor roda dua, selanjutnya kami dihimbau untuk warga masyarakat Cisarua khususnya dan umumnya kepada masyarakat luas agar tetap hati-hati dan waspada karena pelaku kejahatan selalu mengintai kita dimanapun, kapanpun.” tegasnya (taufik hidayat)


Eksistensi Wisata Pustaka Desa Tugu Selatan Masih Terjaga


INFODESAKU.CO.ID  | Perpustakaan desa sejatinya masih sangat bermanfaat bagi masyarakat desa sebagai sarana penyedia informasi dan pengembangan diri masyarakat desa, ini merupakan program Pemerintah yang mengacu pada Undang Undang Republik Indonesia Nomor 43 tahun 2014 tentang Pembentukan Perpustakaan Desa di seluruh wilayah Indonesia, dimaksudkan untuk mendukung upaya mengembangkan kehidupan masyarakat. Perpustakaan Desa diperuntukkan dan dikelola oleh masyarakat guna memenuhi kebutuhan informasi dan sarana atau media untuk meningkatkan atau mendukung kegiatan pen didikan masyarakat pedesaan yang merupakan bagian integral dari kegiatan pendidikan desa.

Kegiatan membaca tidak bisa dilepaskan dari kesadaran dan tersedianya bahan bacaan yang memadai baik dari segi jumlah maupun kualitas bacaan, oleh karena itu hendaknya perpustakaan desa dalam pengadaan koleksi melalui perencanaan yang matang dengan mempertahankan unsur kualitas koleksi dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat.

Salah satu desa yang masih menyediakan fasilitas ruang minat baca atau perpustakaan tersebut adalah Desa Tugu Selatan yang beralamat di Jalan Raya Puncak No. 900 KM 85,3 Kecamatan Cisarua,Kabupaten Bogor. Walaupun mungkin kelihatan dan kenyataannya untuk di era sekarang ini yang mana masyarakat lebih dimanjakan oleh dunia maya, medsos sampai dengan Gadget. Akan tetapi setidaknya di perpustakaan desa Tugu Selatan tersebut masih menyimpan buku-buku, majalah, ensiklopedia dan literatur-literatur yang sekiranya masih dibutuhkan oleh pemerintah desa khususnya dan masyarakat desa Tugu Selatan pada umumnya.

Seperti dikatakan oleh H. Dayat (67tahun), salah satu staf desa yang sudah senior mungkin untuk seusianya, dengan ramah Ia bertutur,” Iya ini dulu dapat bantuan dari Pemkab ketika ada program desa peradaban, koleksi yang tersisa ya hanya ini dibanding dulu pertama kali ada, karena mungkin sudah pada lapuk dimakan usia. Apalagi sekarang mah jamannya sudah berbeda karena orang-orang sudah beralih ke teknologi canggih seperti Gadget sehingga tingkat baca saat ini kurang begitu diminati. Tetapi walaupun demikian ada saja warga masyarakat yang sekadar melihat-lihat dan membaca sambil menunggu pelayanan,” tutur Dayat.

Kepada infodesaku.co.id Ia bercerita sedikit tentang pengalaman-pengalaman selama mengabdi di Desa Tugu Selatan yang merupakan tanah kelahirannya tersebut. Dan sekarang ini dia membantu pemerintah desa Tugu Selatan sebagai Petugas Lapangan Desa (PLD) yang jauh sebelumnya menjadi juru tulis atau juru ketik, seiring berjalannya waktu, Dayat ditunjuk menjadi Sekretaris Desa selama 2 periode kepemimpinan Kepala Desa atau kurang lebih selama 12 tahun. Banyak suka duka tentunya yang dijalani oleh H. Dayat selama mengabdikan diri di Desa Tugu selatan terhitung semenjak tanggal 6 juli 1973.

” Saya mulai bekerja di Desa Tugu Selatan ini terhitung sejak tanggal 6 Juli 1973 silam atau kurang lebih 44 tahun dan melewati 5 kali kepemimpinan Kepala Desa di Tugu Selatan ini dan sekarang sebenarnya ditugaskan di bagian luar yakni Petugas Lapangan Desa. Mudah-mudahan dengan sisa umur saya ini masih terus diberikan kesehatan dan memberikan yang terbaik untuk Desa Tugu Selatan ini.” pungkasnya penuh harap.

Untuk diketahui, perpustakaan desa Tugu Selatan ini pernah menjadi perpustakaan percontohan sebagai bahan penelitian oleh Universitas Indonesia (UI) program studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, yang dilakukan pada tahun 2009 yang lalu. (taufik hidayat)


Isman Kadar Optimis Pemekaran Bogor Bakal Terwujud


KUPASMERDEKA.COM |  Desakan untuk memisahkan diri dari masyarakat yang berada di wilayah Bogor Selatan (Bosel) dengan membentuk Daerah Otonom Baru (DOB) bernama Kabupaten Bogor Selatan, makin meluas. Pasca dibentuknya Presidium Masyarakat Bogor Selatan (PMBS) yang diketuai DR. Isman Kadar, kini sejumlah tokoh pemuda, aktivis dan tokoh masyarakat mulai merapatkan diri alias bersatu bahu-membahu dan berjuang agar cita-cita mulia yakni mensejahterakan masyarakat Bogor Selatan terwujud.

“Saya semakin optimis kalau cita-cita masyarakat Bogor Selatan untuk membentuk Daerah Otonom Baru bisa terwujud. Karena dukungan makin mengalir dari sejumlah elemen masyarakat,” ungkap Ketua Umum PMBS Isman Kadar, Sabtu (10/06/2017).

Ia juga berkeyakinan bahwa perekonomian masyarakat Bosel akan semakin meningkat bilamana menjadi daerah otonom baru, karena potensi wilayah sangat mendukung jika dikelola secara maksimal demi kepentingan masyarakat.

“Potensi wilayah sangat mendukung, tapi harus benar-benar dikelola,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Mulyadi, tokoh masyarakat Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi, mengaku sangat mendukung wacana pemekaran demi tercapainya cita-cita mensejahterakan masyarakat Bogor Selatan dengan memisahkan diri dari Kabupaten Bogor.

“Hanya dengan mengelola wilayah secara mandiri masyarakat Bosel bisa sejahtera. Pembentukan daerah otonom baru adalah harga mati dan harus diperjuangkan secara sungguh-sungguh,” tandasnya. (egy/hja)


PD Tohaga Cisarua, Tarik Retribusi Ke Pedagang Tanpa Karcis


GARUDANEWS.ID |  Cisarua. Permasalahan kumuhnya Pasar Cisarua sudah menjadi hal umum bagi warga Puncak. Pasar satu-satunya di Kecamatan Cisarua ini sangat besar potensinya. Namun tata kelolanya dipandang masih jauh dari harapan warga. Selain kumuh, macet, mengotori Sungai Cisarua juga adanya suara- suara miring terkait retribusi yang ditarik managemen Pasar kepada Pedagang.

Salah satunya disampaikan Wahyu, Salah Satu Pedagang Pasar Cisarua. Setiap hari pedagang ditarik retisbusi Rp. 5.000. “ Rp. 1500 untuk keamanan, Rp. 2.000 untuk Kebersihan dan Rp.1.500 untuk Kantor” ujarnya. Menurutnya, semua pedagang baik di depan maupun dibelakang juga di tarik retribusi tersebut.

Wahyu mempertanyakan, bagaimana tata kelola pasar Cisarua. “ Mungkin ada lebih dari 1000 pedagang di pasar Cisarua yang ditarik retribusi. Kalau untuk sampah saja Rp. 1500 dikalikan 1000 pedagang sudah Rp. 1,5 juta per hari. Sementara sampah nya hanya di tarik seminggu dua kali, belum lagi retribusi keamanan yang juga Rp. 1500 tiap hari” ujarnya.

Manager /Kepala Pasar Cisarua tidak berada ditempat saat Garudanews.id mendatangi kantornya.  Salah satu Staff Kebersihan, Suparlih, membenarkan penarikan retribusi tanpa karcis tersebut. “  Memang kami tidak menarik retribusi sebesar Rp. 5.000 ke pedagang. Rincianya Rp. 1.500 untuk Kantor, Rp. 1500 Untuk Kebersihan dan Rp. 1.500 untuk Keamanan. Kami tidak memberikan karcis sebagai tanda pembayaran, namun membuat kartu Iuran Pedagang “ ujarnya

Suparlih mengaku, untuk daftar pedagang yang terdaftar di kantor hanya ada 400 an, sementara sisanya ada di radius Pasar. “ hanya ada 400 pedagang yang terdaftar di kami, lainnya adalah pedagang yang berada di radius pasar. Dari batas jembatan hingga depan (Jalan Raya Puncak). Dari jumlah tersebut, tidak semua mau membayar “ terangnya.

Namun saat Garudanews.id menanyakan berapa kartu Iuran yang dibuat dan diberikan ke pedagang, Suparlih mengaku tidak tahu. Cj



Anak Motor Berikan Tauziah Bukber PMBS


BERITABOGOR.COM  | Ciawi. Presidium Masyarakat Bogor Selatan (PMBS) menggelar silaturahmi dengan kegiatan buka puasa bersama di kediaman Ketua Umum PMBS tepatnya di Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu (10/06/2017).

Dalam kesempatan tersebut, anak motor dari Club Predom Indonesia Muhamad Muksin yang akrab disapa Masbro Egi memberikan tauziah.

Dalam ceramahnya, Egi menekankan pentingnya berbuat kebajikan di bulan suci Ramadhan karena bulan Ramadhan merupakan bulan paling mulia. Pria yang kerap berdakwah dijalanan untuk mengajak para geng motor berbuat positif dan menjauhi narkoba itu menambahkan, bulan Ramadhan merupakan bulan yang dinanti-nantikan seluruh umat Muslim didunia.

"Bagaimana tidak, karena selain bulan diturunkannya Al Qur'an masih banyak lagi keistimewaan-keistimewaan lainnya. Bulan Ramadhan adalah bulan mulia. Bulan ini dipilih sebagai bulan untuk berpuasa, dan pada bulan ini pula Al Qur'an diturunkan," Ujarnya.

Ia mengatakan, sebagaimana firman Allah SWT dalam Quran surat Al Baqarah "(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).

"Karena itu, barang siapa diantara kamu hadir (di negeri tampat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa di bulan itu. Di bulan ini Setan-Setan Dibelenggu, Pintu-Pintu Neraka Ditutup Dan Pintu-Pintu Surga Dibuka dan Rasullullah SAW bersabda, "Apabila Ramadhan tiba. Pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan pun dibelenggu."ungkapnya.

Diakhir tauziah, anggota club motor yang diisi sejumlah artis nasional seperti Pasha Ungu dan Ali Syakib itu, mengajak agar seluruh umat Muslim khususnya PMBS tak henti-hentinya bersyukur dengan rahmat dan karunia dari Allah SWT serta menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan.

"Dibulan penuh berkah ini, mari sama-sama kita meningkatkan iman dan taqwa agar mendapat pahala dari Allah SWT," tandasnya. (rif)


PMBS Optimis Pemekaran Bogor Selatan Akan Terwujud


BERITABOGOR.COM |  Bogor. Desakan untuk memisahkan diri dari masyarakat yang berada di wilayah Bogor selatan (Bosel) dengan membentuk Daerah Otonom Baru (DOB) bernama Kabupaten Bogor Selatan, makin meluas. 

Pasca dibentuk Presidium Masyarakat Bogor Selatan (PMBS) yang diketuai DR Isman Kadar, kini sejumlah tokoh pemuda, aktivis dan tokoh masyarakat mulai merapatkan diri alias bersatu bahu-membahu dan berjuang agar cita-cita mulia yakni mensejahterakan masyarakat Bogor selatan terwujud.

"Saya semakin optimis kalau cita-cita masyarakat bogor selatan untuk membentuk Daerah Otonom Baru bisa terwujud. Karena dukungan makin mengalir dari sejumlah elemen masyarakat," ungkap Ketua Umum PMBS Isman Kadar, Sabtu (10/06/2017).

Ia juga berkeyakinan bahwa perekonomian masyarakat Bosel akan semakin meningkat bilamana menjadi daerah otonom baru, karena potensi wilayah sangat mendukung jika dikelola secara maksimal demi kepentingan masyarakat.

"Potensi wilayah sangat mendukung, tapi harus benar-benar dikelola," imbuhnya.

Ditempat yang sama, Mulyadi tokoh masyarakat Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi mengaku sangat mendukung wacana pemekaran demi tercapainya cita-cita mensejahterakan masyarakat bogor selatan dengan memisahkan diri dari Kabupaten Bogor.

"Hanya dengan mengelola wilayah secara mandiri masyarakat Bosel bisa sejahtera. Pembentukan daerah otonom baru adalah harga mati dan harus diperjuangkan secara sungguh-sungguh," tandasnya. (rif) 


Nyabup Lewat Golkar, Ponakan Mba Tutut Gantikan Jaro Ade?


BOGORDAILY.NET | Bogor. Nama Andreas Djumanto, Pengurus BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mendadak muncul dalam bursa Pemilihan Bupati Bogor 2018. Berembus kabar jika sosoknya bisa menggantikan Ketua DPD Golkar Kabupaten Bogor Ade Ruhandi yang selama ini sudah menyusun strategi untuk merebus kursi F1 Kabupaten Bogor. Di sisi lain, ada pula yang mengangap kemunculannya hanya taktik  politik.

Terlepas dari itu, Andeas mengaku jika dirinya siap maju dalam pilkada Kabupaten Bogor. Lewat parta besutan trah Soeharto, Golkar, ia ingin merubah wajah Bumi Tegar Beriman yang saat ini masih dianggapnya miris.
“Suatu hari muncul keprihatinan yang mendalam ketika saya memulai langkah melihat secara langsung wilayah Kabupaten Bogor. Makanya saya berniat mengabdikan diri di Kabupaten Bogor,”  ujar Andreas yang merupakan keponakan Siti Hardijanti Rukmana atau Mba Tutut putri pertama dari mantan Presiden Soeharto ini.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) menilai, pembangunan harus dimulai dari desa-desa. Menurut Andreas, masih banyak persoalan-persoalan di wilayah pedasaan yang butuh perhatian khusus agar dapat terselesaikan.

“Saya prihatin melihat kondisi infrastruktur jalan, sungguh jauh dari kata layak. Kampung-kampung di Bogor juga masih ada yang belum mendapat penerangan dari PLN,” terang lelaki yang juga Pengurus Perbakin Pusat.
Menurut Andreas, keprihatinannya terhadap pembangunan di desa lantaran dirinya lahir dari desa. Sehingga, dirinya yang mendapat gelar Pascasarjana Hukum di Chicago University ini memahami betul kebutuhan masyarakat di pedesaan.

“Ini yang akan menjadi salah satu fokus saya. Selama sepuluh tahun ini juga saya sudah mendirikan berbagai usaha di Bogor,” terangnya.

Andreas menegaskan, butuh komitmen dan tekad yang tulus untuk membangun wilayah agar bisa maju. Semuanya juga harus didasari keikhlasan dari pemimpin sehingga bisa benar-benar melayani seluruh warga.

“Yang penting itu kejujuran. Saya masih banyak kekurangan dan tidak mungkin mengubah kondisi Bogor dalam sekejap. Tapi, optimisme sangat dibutuhan bagi seorang pemimpin,” tandas Andreas.



Gelar Bukber, PMBS Optimis Selatan Jadi Mekar


BOGORZONE.COM | Ciawi. Tokoh masyarakat (Tomas) selatan Kabupaten Bogor, yang tergabung kedalam Presidium Masyarakat Bogor Selatan (PMBS), mengelar buka bersama (Bukber). Kegiatan yang dilaksanakan untuk mempererat tali silaturahmi para tomas di tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Cisarua, Megamendung, Ciawi, Caringin, Cigombong, Cijeruk dan Tamansari itu, bertempat di Sekretariat PMBS, di Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Sabtu (10/6/2017).

Wakil Ketua Umum (Waketum) PMBS, Muhamad Muksin mengatakan, kegiatan bukber yang dilakukan PMBS ini, sekaligus sebagai ajang silaturahmi dengan para tomas yang ada di wilayah selatan Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah, semua tomas di tujuh kecamatan hadir dalam acara bukber PMBS,” ujarnya kepada bogorzone.com.

Dikegiatan ini, lanjutnya, PMBS juga menyusun program kerja yang akan dilaksanakan untuk menuju daerah otonomi baru (DOB), diantaranya menyusun formatur PMBS.

“Mudah-mudahan setelah formatur selesai dibentuk, kinerja temen-temen yang masuk di PMBS semakin semangat,” papar Muksin.

Sementara, Indra Surkana, tomas Kecamatan Cijeruk mengaku optimis dengan rencana pemekaran Bogor selatan. Selain secara geografis sudah layak, antusias para tomas di tiap kecamatan ingin memisahkan diri dari kabupaten induk sangat besar.

“Yang penting, para pengurus yang masuk kedalam PMBS tetap semangat untuk memperjuangkan pemekaran tersebut,” tukasnya. (ded)



Kades Tamansari Diperiksa Polisi


BERITABOGOR.COM | Bogor.Kepala Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Gumilar Suteja (GS) dimintai keterangan oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Satresmin) Polres Bogor.

GS dijemput di kediamannya pada Selasa (06/6/2017) sekira pukul 00:00 WIB lantaran diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum di wilayah Kecamatan Tamansari.

"Iya pa Kades diperiksa polisi pada Selasa malam, informasinya sih kasus penggelapan dan penipuan sebidang tanah," ungkap salah seorang Staf Desa Tamansari yang namanya enggan disebutkan, Kamis (08/06/2017)

Ia juga menuturkan, bahwa persoalan tersebut sudah terjadi beberapa tahun kebelakangan dan sempat beberapa kali menjalani pemeriksaan di Mapolres Bogor serta sudah menjadi buah bibir di masyarakat, tapi pemeriksaan oleh polisi baru dilakukan dua hari lalu.

"Ada sebidang tanah yang diduga telah dipalsukan datanya, lalu di sewakan pada ke pihak perusahaan provider untuk mendirikan Base Transceiver System (BTS) atau tower pemancar telekomunikasi," imbuhnya.

Meski Kepala Desa itu diperiksa, lanjutnya, pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan seperti biasanya. Ia pun berharap, status hukum bisa segera ditetapkan sehingga warga Desa Tamansari tidak dibuat resah atas penangkapan kepala desa.

Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro membenarkan jika jajarannya sudah memeriksa GS yang menjabat sebagai Kepala Desa Tamansari. Namun, dirinya enggan merinci kronologis penangkapan atau modus operandi GS dalam menjalankan aksinya.
"Saat ini masih dalam proses pemeriksaan," singkatnya.  (rif)

sumber
http://www.beritabogor.com/2017/06/kades-tamansari-diperiksa-polisi.html?m=1

Aneh, di Bogor Dishub Pungut Retribusi Kandang Kambing


INILAHKORAN.COM | Cisarua. Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor dinilai melampaui tugas pokok dan fungsi (tufoksi), hingga dikeluhkan pengelola homestay atau penginapan keluarga di Desa Tugu Selatan dan Tugu Utara, Kecamatan Cisarua.

Pasalnya, Dishub mengeluarkan edaran yang mewajibkan pengelola sarana penunjang desa wisata itu membayar retribusi Rp60 ribu per bulan, yang seharusnya menjadi tugas dari Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda).

Ketua Komunitas Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kabupaten Bogor, Teguh Mulyana, Dishub mengaku telah berkoordinasi dengan dinas terkait dan Muspika Cisarua untuk memungut retribusi tersebut.

"Biasanya kan yang melakukan pungutan dari Bappenda. Tapi kok ini malah dari Dishub. Pas saya tanyakan ke Pak Rahmat Surjana (Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, red), juga bingung. Hubungan Dishub dengan dengan memungut home stay dimana," cetusnya.

Bahkan, kata dia, home stay yang memelihara kambing pun dikenakan pungutan dengan tarif masing-masing Rp12 ribu per ekor kambing. "Beberapa sudah ada yang bayar, lainnya masih menunggu kepastian kebenaran harus bayar atau tidaknya. Tapi, anehnya, kambing dikenakan tarif," kata pria yang akrab disapa Bowie ini.

Kebijakan ini juga disayangkan Ketua Forum Desa Wisata, Eko. Ia menilai, kebijakan ini harus dikaji ulang untuk mengindari salah paham antara pemerintah dengan masyarakat. "Harus dikroscek. Ini resmi atau Dishub yang gagal paham mengimplementasikan peraturan daerah," tukasnya. (jek)

sumber

http://m.inilahkoran.com/berita/bogor/69637/aneh-di-bogor-dishub-pungut-retribusi-kandang-kambing

Nusron Wahid: Kalau Susi Maju Pilgub Jabar, Bisa Porak-poranda Semuanya


KOMPAS.COM | Koordinator Pemenangan Pemilu Indonesia I Partai Golkar Nusron Wahid memprediksi, bisa jadi akan ada kejutan pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 mendatang.

Misalnya, ada tokoh yang secara tak terduga mendadak muncul sebagai calon gubernur atau wakil gubernur.

Nusron mengatakan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, bisa saja tiba-tiba muncul.

"Kalau Bu Susi maju Pilgub Jabar, itu bisa memporak-porandakan semuanya," kata Nusron, saat hadir dalam rilis survei Poltracking, di Jakarta, Kamis (8/6/2017).

Dalam survei ini, muncul 5 calon yang dianggap potensial untuk maju sebagai Jawa Barat 1.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil unggul (42,75 persen), disusul Deddy Mizwar (16,38 persen), Dedi Mulyadi (11,25 persen), Dede Yusuf (9,75 persen), dan Aa Gym (6,50 persen).

Nusron mengatakan, nama-nama yang muncul dalam survei Poltracking ini tidak jauh berbeda dari nama-nama yang sudah muncul sebelumnya.

Padahal, bisa jadi muncul kejutan layaknya Pilgub DKI Jakarta.

Nama Agus Harimurti Yudhoyono yang tak pernah muncul dalam survei, di menit-menit akhir diusung oleh koalisi Partai Demokrat.

"Saya yakin ada kejutan. Kalau Susi diturunkan kan pasti akan gempar," ujar Nusron.

Namun, saat dikonfirmasi seusai acara, Nusron membantah bahwa Partai Golkar sudah membidik wanita asal Pangandaran tersebut sebagai calon Gubernur Jawa Barat.

"Belum ada pembicaraan kalau Golkar, tapi partai lain mungkin akan ada kejutan," kata Nusron.



Maju Dalam Bursa Pilbub Bogor. Adang Waluya Ingin Sejahterakan MasyarakatI Disegala Bidang


KUPASMERDEKA.COM | Bogor. Guna menampung aspirasi dan menjaring suara dalam pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bogor 2018 mendatang, Calon Bupati Bogor Adang Waluya SH dari fraksi PDIP melakukan buka bersama di Kp. Cisalak, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, beberapa waktu lalu.
Dalam sambutannya, Balon Bupati Bogor Adang Waluya yang merupakan pensiunan Mahkamah Agung RI berjanji akan menjalankan amanah sebaik mungkin jika nanti terpilih menjadi Bupati Bogor.

Menurutnya, Kabupaten Bogor ini sangat kaya. “Seharusnya dengan kekayaan yang ada di Kabupaten Bogor, masyarakat sudah sejahtera. Tidak ada lagi persoalan baik di bidang pendidikan, kesehatan dan lainnya.”

“Maka melihat hal itu, pencalonan saya sebagai Bupati Bogor mempunyai tujuan ingin mensejahterakan masyarakat di segala bidang,” ujarnya.

Sementara ketika ditemui KM, Adang menjelaskan, kebetulan pada tanggal 20 Mei lalu, fraksi PDIP membuka lamaran untuk ikut serta dalam calon pemimpin kepala daerah.

“Begitu gong di buka, kami pertama yang mengambil formulir pendaftaran. Mudah-mudahan cita-cita membangun Kabupaten Bogor ke arah yang lebih baik terwujud,” pungkasnya. (asep/kn)